Life

Kebotakan Pria di Usia 20an

Mengalami tanda-tanda kebotakan diusia di usia 20-an sepertinya menjadi momok buruk bagi seseorang terutama pria, bagaimana tidak, penampilan masih segar namun harus menghadapi kenyataan garis rambut semakin menipis. Mengejutkan bukan? Mengenai tanda-tanda kebotakan di usia dini, terdapat beberapa hal yang harus kamu ketahui, pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa penyebab-penyebabnya, cara pencegahan serta hal-hal yang sebaiknya dilakukan atau dihindari untuk memperlambat kebotakan.

Penyebab

Apabila kamu mengalami tanda-tanda kebotakan, fase awalnya adalah rambut rontok, dilansir dari Webmd berikut ini adalah yang mengakibatkan rambut kamu rontok:

1.Gen, coba perhatikan apakah orang tua atau keluarga kamu mengalami kebotakan karena bisa saja kamu juga diturunkan gen tersebut sehingga rambut kamu mulai rontok sekarang ini

2. Hormon, produksi androgen pada tubuh kamu yang tidak normal turut memberikan pengaruh terhadap kerontokan rambut

3.Stres, penyakit atau proses bersalin juga dapat pula menyebabkan kerontokan yang bersifat sementara lho

4.Obat-obatan, obat-obatan yang termasuk dalam pengobatan kanker berpengaruh juga terhadap rontoknya rambut bagi pengkonsumsinya.

5.Luka bakar, bekas cidera ataupun sinar laser ikut memiliki andil dalam hal rambut rontok, namun sifatnya hanya sementara saja. Biasanya rambut akan tumbuh kembali setelah luka membaik tapi ada pula kasus apabila luka tersebut meninggalkan bopeng sehingga rambut tidak akan bisa tumbuh lagi pada daerah tersebut

6.Penggunaan kosmetik, menggunakan shampo dalam intensitas yang terlalu sering, menyemir rambut, ataupun melakukan bleaching rambut ikut berkontribusi terhadap penipisan rambut kamu.

9.Dampak penyakit lainnya seperti diabetes, lupus, kekurangan zat besi, pola makan yang buruk atau anemia dapat membuat rambut kamu rontok

10.Diet, perhatikan asupan gizi kamu ketika melakukan diet. Kekurangan pasokan protein dapat mengakibatkan rambut kamu rontok yang bersifat sementara. Jadi pastikan asupan diet kamu seimbang ya.

 

Apabila kamu di usia 20-an sudah mulai melihat gejala-gejala kebotakan rambut seperti rontoknya jumlah rambut yang tidak normal – rambut rontok dalam hari berkisar 90 – 100 helai – maka kamu perlu memperhatikan gejala-gejalan diatas. Lalu bagaimana cara kamu mencegah untuk memperlambat kebotakan rambut? Ini adalah tips dari Wikihow yang dapat kamu lakukan untuk memperlambat kebotakan.

1.Produk Khusus, gunakan produk-produk khusus untuk rambut rontok terutama shampo dan kondisioner. Tips untuk memilih shampo, pilihlah yang bahannya tidak mengandung sulfate ataupun alkohol karena kedua bahan ini membuat rambut sangat kering dan merusak rambut kamu. Pilih pula kondisioner yang tidak mengandung silikon karena bahan ini memerlukan shampo yang mengandung sulfate untuk membersihkannya. Sebaiknya memilih shampo yang mengandung bahan-bahan natural untuk memberikan hasil yang baik.

2.Sisir, gunakanlah sisir dengan jarak yang lebar untuk memudahkan kamu menyisir apalagi ketika kondisi rambut kamu sedang basah.

3.Pijat kepala kamu dengan minyak-minyak khusus yang dapat membantu pertumbuhan rambut seperti minyak almond, minyak jojoba, minyak argan atau minyak kelapa.

4.Pertimbangkan pula menggunakan produk khusus untuk penumbuh rambut seperti minoxidil. Biasanya penggunaan minoxidil menunjukkan pertumbuhan rambut kurang lebih 12 minggu setelah pemakaian. Efek samping yang dihasilkan dari penggunaan minoxidil juga terbilang minim artinya adalah bagi sebagian orang, efek samping dari minoxidil menimbulkan iritasi pada kulitnya.

5.Konsumsi lebih banyak makanan yang mengandung protein seperti daging ayam, salmon, daging sapi, tahu, dan makanan yang mengandung susu

6.Kelola stres, yang satu ini mungkin sedikit memerlukan trik khusus untuk setiap orang agar dapat terhindar atau setidaknya mengurangi stres. Cara termudah untuk mengelola stres adalah kamu dapat mencoba untuk mengatur pola tidur secara teratur agar bisa mendapatkan waktu tidur yang sesuai untuk kebutuhan kamu. Melakukan olahraga secara rutin ataupun yoga juga dapat membantu kamu mengendalikan stres lho.

Advertisements

Leave a Reply