Parents

Ajari Anak Bersikap Rendah Hati Dengan Berbagi

Anak mencerminkan orang tua dan orang di sekitarnya. Jika lingkungan sekitar buah hati anda baik, maka ke depannya anak anda akan terdorong untuk memiliki sifat baik juga. Nah, sebagai orang tua penting bagi anda untuk mengajarkan berbagai hal pada anak, termasuk sikap rendah hati. Saat ini kita bisa melihat ada banyak anak-anak yang bersikap kasar, sombong atau tidak mau mengalah dengan teman sebayanya. Beberapa orang menyepelekan hal ini dan mengambil kesimpulan bahwa anak masih kecil jadi biarkan saja. Faktanya, jika ini anda biarkan maka bukan tidak mungkin sikap negatif ini akan terbawa hingga anak dewasa.

Untuk itulah sejak dini penting bagi anda untuk mengajari anak tentang mana hal yang baik dan mana yang buruk. Kali ini kita akan mengulas mengenai cara mengajari anak bersikap rendah hati dengan berbagi. Simak ulasannya berikut ini:

  1. Beri Pengertian Anak Tentang Berbagi

Pertama-tama jelas anda harus memberik pengertian kepada anak tentang pentingnya berbagi dengan orang sekitarnya. Beritahu mereka dengan bahasa yang mudah dipahami bahwa sesuatu yang menjadi milik kita bukan sepenuhnya milik kita. Ada hak beberapa orang di dalamnya, karena itu mereka harus mau berbagi dengan orang lain. Anda tidak harus menekankan secara langsung tentang konsep berbagi ini. Akan lebih baik jika anda melakukannya step by step agar anak-anak memiliki waktu yang cukup untuk memahaminya.

  1. Ajari Anak Melalui Action

Seperti yang sudah dijelaskan di awal ulasan bahwa anak-anak cenderung belajar dan meniru orang di sekitarnya. Manfaatkan hal ini untuk mengajari anak berbagi agar ke depannya mereka memiliki sikap rendah hati. Misalkan saja saat anak anda makan kue atau snack , ajarkan pada mereka untuk membagi snack kepada orang lain di sekitarnya. Anda bisa melakukannya terlebih dahulu lalu memberi penjelasan pada anak. Hal seperti ini akan lebih mudah diterima dan dipahami oleh anak-anak. Sama halnya dengan mainan, saat bermain bersama teman biasanya anak akan posesif terhadap mainannya. Ajarkan mereka untuk bermain secara bergantian dengan rentang waktu yang sama.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda, moms..

Advertisements

Leave a Reply

%d bloggers like this: