Life Parents

Cara Cerdas Mengatasi Anak Rewel

Memiliki buah hati adalah impian setiap pasangan. Karena itulah saat anak-anak terlahir di dunia, mereka akan dicurahi dengan kasih sayang yang tak terbatas. Namun sayangnya kasih sayang berlebih ini seringkali memunculkan sikap yang kurang baik pada anak seperti anak mudah tantrum, suka rewel di depan umum dan bahkan manja yang berlebihan. Sebagai orang tua, jelas anda tidak boleh marah atau bersikap gegabah. Ingat, anak-anak tidak sama dengan orang dewasa dan anda sebagai orang tua harus bisa melihat segala permasalahan anak dari sudut pandang mereka. Nah, berikut ini ada beberapa cara cerdas yang bisa anda terapkan untuk mengatasi anak rewel:

  1. Jangan Pedulikan Anak Saat Mulai Rewel

Baiklah, beberapa orang tua banyak yang lepas kontrol saat melihat anaknya rewel dan menangis, apalagi jika kondisi ini terjadi di depan umum. Sebelum anda meluapkan emosi, sebaiknya tarik napas panjang dan hembuskan. Lalu menghilanglah dari pandangan anak anda. Pantau dari kejauhan untuk tetap mengawasi anak. Biasanya anak rewel atau menangis untuk mencari perhatian orang tuanya. Jadi dengan mendiamkan dan menghilang dari pandangan, anak akan merasa usahanya sia-sia. Selain itu jika setiap kali mereka rewel dan anda menyerah lalu menuruti kemauan mereka, maka ini bisa menjadi kebiasaan buruk.

  1. Alihkan Perhatian Anak

Jika cara pertama tidak berhasil, maka anda bisa mencoba cara kedua. Dekati anak anda yang sedang rewel atau menangis dan coba alihkan perhatian mereka. Misalkan anak anda sangat suka dengan Doraemon, maka anda bisa mengatakan pada mereka bahwa Doraemon tidak suka berteman dengan anak yang cengeng atau rewel. Sebisa mungkin pengaruhi anak untuk memikirkan hal lain agar kerewelannya berhenti.

  1. Diskusi dan Berikan Pemahaman Ala Anak-Anak

Nah, cara ketiga yang bisa anda terapkan adalah dengan berdiskusi dan memberikan pemahaman pada anak. Tentunya cara ini hanya bisa dilakukan setelah anak tenang dan tidak menangis lagi. Tanyakan kenapa mereka bersikap seperti ini. Lalu berikan alasan juga kenapa anda tidak bisa menuruti permintaan mereka. Beritahu anak tentang apa yang baik dan apa yang buruk melalui sudut pandang anak-anak. Dengan begini kemungkinan besar emosi anak akan lebih stabil.

Satu yang perlu anda ingat, jangan pernah menggunakan emosi untuk mengontrol anak anda..

 

Leave a Reply