Life Travel

13 Hal ‘Remeh’ yang Dianggap Ilegal di Singapura

Mengetahui hukum suatu negara saat bepergian bisa menyelamatkan diri dari denda atau penjara. Singapura hanya sebuah negara kecil, tapi karena ukurannya yang terbilang mini, semua aturan pemerintah bisa dikontrol secara efektif. Termasuk untuk hal-hal remeh.

Aturan di Singapura kadang dirasa tak masuk akal bagi pengunjung. Semua terasa seperti sudah diatur perudangan pemerintah. Tapi ini memang diperlukan untuk menjaga kenyamanan. Sebagai persiapan jika ingin melancong ke Singapura, ada baiknya untuk mengingat aturan ini.

  1. Mengunyah permen karet

Menurut Statuta Singapura, hukuman pertama bagi yang mengunyah permen karet bisa mencapai $ 100.000, atau hukuman penjara dua tahun. Hukuman lebih bisa diberikan jika menjual permen karet. Hanya permen karet yang punya manfaat medis yang diizinkan.

  1. Mengganggu seseorang dengan alat musik

Aturan Singapura menyebut kalau memainkan alat musik di tempat umum dan menyebabkan gangguan pada orang lain di tempat umum, maka itu masuk ke pelanggaran. Tak akan ada penyanyi jalanan ditemui, karena dendanya sampai $ 1.000 bagi yang melanggar.

  1. Menerbangkan layang-layang yang mengganggu

Siapapun yang coba menerbangkan layang-layang bisa mendapat denda sampai $ 5.000. Dengan catatan, itu jika layang-layang diterbangkan di tempat umum, atau ada orang lain yang mengeluh. Aturan ini berlaku di daerah manapun selama itu area publik.

  1. Bernyanyi

Jangan pernah bernyanyi di tempat umum di Singapura, apalagi jika lirik lagu tersebut punya lirik cabul, atau meski itu cuma candaan. Aturan ini berlaku untuk siapapun, termasuk turis. Pelanggar bisa mendapat hukuman penjara tiga bulan, denda, atau bahkan keduanya.

  1. Meludah

Meludah dianggap sebagai tindakan yang paling tak elegan, dan tak boleh dilakukan di tempat umum manapun di Singapura, termasuk kedai kopi, pasar, rumah makan, sekolah, teater, atau jalan umum. Pelanggar bisa didenda sampai $ 1.000.

  1. Menghubungkan ke Wi-Fi pengguna lain

Undang-undang siber Singapura menyatakan bahwa memakai jaringan Wi-Fi orang lain dianggap sebagai sebagai aktivitas peretasan, hacking. Jika tertangkap basah melakukan ini, denda yang harus dibayar sebesar $ 10.000, tiga tahun di penjara, atau keduanya.

  1. Lupa menyiram toilet

Etika umum saat selesai memakai toilet yaitu menyiram hingga bersih, tapi kadang ada yang lupa dengan etika ini. Di Singapura, ada hukum yang mengatur hal ini. Jika tertangkap keluar toilet tanpa menyiram, siapapun harus menanggung denda sekitar $ 150.

  1. Berjalan telanjang dalam rumah

Berkeliaran di rumah secara telanjang dengan tirai terbuka bisa menghasilkan denda $ 2.000, penjara tiga bulan, atau keduanya. Entah itu telanjang di depan umum atau telanjang di tempat pribadi, tetap akan dianggap sebagai gangguan publik yang harus segera ditangani.

  1. Memberi makan merpati

Siapapun pasti akan senang hati memberi makan merpati, meski itu sepotong roti sandwich besar. Tapi pikirkan dua kali saat berada di Singapura, karena memberi makan burung merpati di sini bisa menghabiskan lebih banyak biaya $ 500. Catatan: itu hanya untuk denda.

  1. Bau urin

Di Singapura, beberapa lift publik dilengkapi dengan detektor urin yang bisa memicu alarm bunyi dan mengunci pintu lift secara otomatis saat ada bau urin yang terdeteksi sampai polisi tiba. Jadi, pastikan untuk benar-benar bersih setelah keluar dari toilet.

  1. Buang sampah

Tak seharusnya membuang sampah secara asal di lokasi manapun. Membuang sampah sembarangan pasti dilarang di negara manapun. Tapi di Singapura, membuang sampah secara asal bisa mendapat hadiah denda sebesar $ 1.000. Tak peduli seberapa kecil sampah itu.

  1. Jaywalking

Di Singapura, jaywalking didefinisikan sebagai lokasi tempat jalan kaki di zona persimpangan. Pelanggar bisa menerima denda di tempat sebesar $ 20 sampai $ 1.000, atau tiga bulan penjara. Hukumannya dua kali lipat jika orang yang sama tertangkap melanggar dua kali.

  1. Mengkonsumsi obat sebelum ke Singapura

Hukuman bagi yang melanggar bisa bervariasi, tapi paling rendah denda $ 20.000 atau penjara 10 tahun. Untuk kasus berat, semisal jika dosis obat terlalu tinggi, bisa berakibat hukuman mati. Jadi, obat apapun yang diminum sebelum masuk, bisa berpotensi memberi masalah.

Leave a Reply