Life

Hal-hal Negatif yang Bisa Saja di Alami Pemilik Kepribadian Perfeksionis

Memiliki kepribadian perfeksionis dapat memberikan dampak positif bagi orang tersebut ataupun timnya, hal ini tidak terlepas dari standar pribadi orang tersebut yang tinggi dan detail terhadap sesuatu sehingga apa yang ia kerjakan harus tampak sempurna dan sebisa mungkin tidak memiliki kesalahan. Namun, ada hal baik dan kurang baik dari semua hal didunia ini, termasuk juga kepribadian. Memiliki kepribadian yang perfeksionis juga dapat memberikan dampak negatif terutama bagi orang tersebut sehingga menghambat ia dirinya sendiri.

Kenapa bisa? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita akan membahas apa itu perfeksionis. Menurut para pakar psikologis, perfeksionisme merupakan karakter yang dimiliki seseorang yang berjuang untuk kesempurnaan dan ia memiliki standar yang tinggi, namun dibalik itu ia memiliki kekhawatiran terhadap kritik terhadap diri sendiri maupun dari orang lain.

Lalu, apa dampak negative apa yang mungkin akan dihadapi oleh perfeksionis sehingga menghambat dirinya?

  • Seorang perfeksionis digambarkan dengan pribadi yang fokus kepada hasil akhir yang sempurna tanpa menikmati proses yang dijalankan untuk mencapai hasi akhir tersebut. Umumnya seorang perfeksionis akan merasa terpukul apabila hasil akhir yang ia kerjakan tidak sesempurna pandangannya ataupun mendapatkan kritikan dari orang lain
  • Kemudian dalam segi tim, melalui pengalaman dari kritikan yang ia terima ia bisa saja tidak menerima masukan dari orang-orang sehingga menjadikan dirinya sebagai pribadi yang terlalu mengandalkan diri sendiri.
  • Momen untuk melakukan sesuatu yang dirasa tepat juga dapat menjadi penghambat bagi seorang perfeksionis karena ia akan mengulur dan menunggu waktu yang tepat kapan untuk mengerjakan sesuatu.
  • Apabila seorang perfeksionis pernah atau sering merasa gagal, ia akan menanamkan pemikiran “belum sempurna” pada setiap hal yang ia kerjakan, hal ini berarti ia belum siap untuk menghadapi kegagalan apabila hal yang ia kerjakan tidak sesuai dengan ekspetasinya.
  • Dampak sosial kepada orang lain adalah seorang perfeksionis bisa saja mengkritik hasil kerja orang lain dengan standar yang ia miliki.

 

Apabila kamu seorang perfeksionis, terdapat hal yang dapat kamu lakukan untuk tidak dicap sebagai “perfeksionis nyebelin” bagi kamu sendiri atau orang lain. Kuncinya adalah kesadaran akan diri sendiri. Dilansir dari Forbes, kamu dapat melakukan hal-hal berikut untuk meningkatkan kesadaran diri akan perfeksionis yang dapat menghambat kamu.

  1. Coba ingat kapan terakhir kali kamu sangat menginginkan sebuah kesempurnaan
  2. Perhatikan dampak buruk yang dapat dihasilkan dari sikap perfeksionis tersebut terhadap diri kamu
  3. Terima diri kamu sendiri sebagai seorang perfeksionis yang toleran
  4. Buatlah beberapa alternatif pilihan lain apabila kamu tidak menemui kriteria sempurna kamu

Memiliki kesadaran diri bagi seorang perfeksionis memerlukan pembiasaan dan pembelajaran terus menerus agar sikap perfeksionisnya tidak menghambat dirinya sendiri atau orang-orang disekitarnya, namun apabila bagi seorang perfeksionis dapat menerima kegagalan dan masukan dari orang lain dan menjadikannya sebagai “senjata”, seorang perfeksionis dapat menjadi pribadi yang diandalkan dalam berbagai hal.

Kamukah perfeksionis yang dapat diandalkan tersebut?

By: Ricky Wirianto

Advertisements

Leave a Reply