Life Parents

Menjelaskan Seks Pada Sianak, Why Not?

Seks kerap dianggap tabu untuk dbicarakan bahkan dalam dunia pendidikan tanah air. Disisi lain pendidikan seks perlu diperkenalkan kepada anak – anak sedini mungkin untuk menghindari tindak kejahatan seksual. Walau tidak dibicarakanpun sikecil pasti merasa penasaran dengan tubuhnya sendiri  dan mengajukan pertanyaan seputar seks tanpa kamu sadari. Pada situasi tersebut kamu tentu harus siap memberikan jawaban yang sederhana dan mudah dipahami sibuah hati.

Pembahasan terkait seks sangat penting dilakukan terlebih jika anak sudah memasuki masa pubertas dan mengalami perubahan pada tubuhnya. Untuk itu beberapa psikolog menyarankan tips berikut ini dalam mengenalkan pendidikan seks kepada sikecil.

Ajarkan Perbedaan Gender dan Bagian Tubuhnya

Langkah pertama untuk mengenalkan pendidikan seks bagi buah hati ialah mengajarkan perbedaan antara laki – laki dengan perempuan. Kamu bisa mengambil contoh sekitar seperti ayah dan ibu sehingga ia memahami bagaimana cara berpakaian sesuai jenis kelamin. Selain itu amatlah penting mempelajari bagian tubuh. Jelaskan bagian tubuh mana saja yang boleh dilihat dan yang tidak ataupun disentuh orang lain.

Gunakan Strategi FGD

Ada baiknya pula kamu menerapkan forum group discussion terkait seks. Berikan anak kebebasan untuk bertanya terkait seks dan jawablah  dengan bahasa yang mereka pahami dan tidak vulgar.  Perjelas pula batasan bermain dengan lawan jenis seperti jangan mengganti baju didepan umum.  Berika contoh agar anak bisa memahami jawabanmu.

Kenalkan gejala Menuju Dewasa Lawan Jenis

Ketika memasuki pendidikan tiingkat SMP ada baiknya untuk menerangkan secara gambling terkait pubertas lawan jenis. Anak laki – laki bisa kamu jlaskan terkait menstruasi dan anak perempuan bisa dijelaskan terkait ereksi. Hal ini akan membuat mereka memahami masa pubertas masing – masing dan tidak menganggapnya sebagai sebuah aib pada diri sendiri.

Batasi Konten Berbau Pornografi

Pendidikan seks memang penting namun konten pornografi tentu perlu dihindari apalagi jika sikecil masih belum cukup umur sehingga mudah sekali meniru apa yang dilihatnya. Caranya sangat sederhana yakni kategorikan film atau tontonan yang bisa dinikmati dan tidak oleh anak kamu. Kurangi penggunaan smartphone sebab biasanya tak sengaja konten berbau pornografi ini juga muncul saat browsing.

Advertisements

Leave a Reply