Health Life

Wow, 9 Negara Ini Menganggap Alkohol itu Barang Ilegal

Ini bukan berbicara tentang Arab Saudi atau UAE yang memang sudah menentang apapun yang terkait alkohol. Tapi ini tentang negara lain yang ikut serta menerapkan aturan yang sama. Nyatanya, negara yang ikut tak cuma datang dari wilayah Timur Tengah saja.

Beberapa negara di Afrika juga punya aturan sama, yaitu melarang alkohol dalam bentuk apapun. Beredar saja tak boleh, apalagi jika meminumnya. Hukumannya bisa lebih berat, entah itu denda, penjara, atau keduanya. Lalu, negara mana saja yang punya aturan ketat pada alkohol?

  1. Sudan

Sudan, sebuah negara di Afrika timur, sangat menolak alkohol. Negara ini melarang produksi, penjualan, dan konsumsi minuman beralkohol sejak 1983. Menurut RUU Larangan Liquor, hukum larangan minum alkohol hanya berlaku untuk umat Islam di negara ini.

Non-Muslim masih bisa mengkonsumsi alkohol di tempat pribadi. Wisatawan disarankan untuk mematuhi dan menghormati aturan juga kebiasaan di Sudan, termasuk undang-undang tentang konsumsi alkohol, untuk mencegah keadaan yang tak menyenangkan.

  1. Somalia

Sebuah negara kecil di ujung Afrika, Somalia sangat ketat dalam penerapan undang-undang terkait alkohol di negara ini. Di sini, produksi alkohol, distribusi, dan konsumsi benar-benar dilarang. Hukuman yang diberi bisa sangat berat untuk pelanggar.

Meski non-Muslim dan pengunjung diizinkan untuk mengkonsumsi minuman keras, tapi itu harus dilakukan di dalam ruang pribadi, seperti rumah. Hukuman ketat bisa dijatuhkan pemerintah bagi siapapun yang tak menghormati hukum di negara ini.

  1. Pakistan

Di Pakistan, alkohol awalnya diizinkan selama tiga dekade sejak negara ini merdeka. Tapi, benar-benar dilarang selama pemerintahan Zulfikar Ali Bhutto, dan setelah lengser dari jabatannya tahun 1977, larangan minum alkohol tetap berlanjut.

Warga Muslim tak diizinkan untuk membuat, menjual atau mengkonsumsi alkohol. Sedang non-Muslim diharuskan mengajukan permohonan izin minum alkohol. Izin diberikan berdasar pada kondisi ekonomi. 5 botol minuman keras dan 100 botol bir adalah batas maksimal.

  1. Mauritania

Mauritania termasuk negara kecil yang ada di Afrika bagian Barat. Negara ini mengatur larangan mengkonsumsi alkohol secara terbatas untuk penduduk Muslim di negara tersebut. Termasuk juga dilarang untuk menjual dan memproduksi alkohol.

Untuk non-Muslim, larangan ini tak berlaku, tapi ada beberapa ketentuan. Misalnya, non-Muslim boleh mengkonsumsi alkohol di rumah sendiri atau di tempat tertentu seperti hotel dan restoran yang punya izin sah untuk menjual alkohol.

  1. Maladewa

Merupakan negara kecil berbentuk kepulauan. Maladewa berada di Samudera Hindia dan sudah menjadi tujuan wisata populer selama beberapa dekade. Negara kecil ini dikenal dengan deretan pantai kelas dunia dan resor eksotisnya.

Meski populer untuk tempat wisata, tapi alkohol dilarang dikonsumsi sembarangan, apalagi untuk penduduk setempat. Di negara ini, hanya resor, beberapa hotel dan restoran dengan izin khusus yang dibolehkan menjual alkohol ke pengunjung.

  1. Libya

Pelancong ke Libya sangat disarankan untuk menghormati adat istiadat dan aturan setempat. Undang-undang alkohol di negara ini cukup ketat, dan penjualan dan konsumsi alkohol dilarang sepenuhnya. Entah itu untuk warga lokal, ataupun pengunjung.

Hukuman keras bisa dijatuhkan pada mereka yang tak menghormati hukum, apalagi menjual atau mengkonsumsi alkohol secara terbuka. Meski begitu, ada laporan kalau alkohol tersedia bagi masyarakat di negara ini melalui jalur ilegal.

  1. India (di area tertentu)

Di India, peraturan yang terkait penjualan, kepemilikan, dan konsumsi alkohol dianggap masalah negara. Beberapa negara bagian seperti Manipur, Lakshadweep, Gujarat, Nagaland, dan Bihar, secara ketat melarang penjualan dan konsumsi alkohol.

Negara bagian Kerala juga punya batasan penjualan dan konsumsi alkohol. Di negara bagian lain, tak ada larangan alkohol. Tapi untuk hari libur nasional seperti Gandhi Jayanti (hari kelahiran Mahatma Gandhi), tak boleh ada satupun orang yang minum alkohol.

  1. Brunei

Sebuah negara kecil, Brunei di Asia Tenggara, juga punya aturan ketat terhadap alkohol. Konsumsi alkohol di tempat umum dan penjualan alkohol dilarang sepenuhnya oleh undang-undang. Pelanggaran bisa berarti hukuman berat.

Tapi, orang dewasa non-Muslim yang masuk ke negara bisa mengimpor 2 botol minuman keras dan 12 kaleng bir per orang. Tapi, mereka perlu minta ijin tentang alkohol ke bea cukai di bandara, dan juga harus mengonsumsi alkohol secara pribadi.

  1. Bangladesh

Di Bangladesh, konsumsi alkohol dan penjualan dilarang. Tapi, bagi orang non-Muslim yang tinggal di negara ini atau turis asing yang sedang berkunjung tak akan dikenai aturan ini. Dengan catatan, mereka membatasi konsumsi alkohol hanya di tempat pribadi.

Meski begitu, beberapa restoran, klub malam, hotel, dan bar di negara ini, terutama yang ada di lokasi tujuan wisata, masih diizinkan menjual alkohol. Bagi pelanggar, hukuman penjara atau denda bisa menjadi hadiah yang serius.

Leave a Reply