Health

Pria 22 Tahun dengan Baterai pada Jantungnya

Seorang pelajar berusia 22 tahun, merupakan manusia termuda dengan jantung yang sitem kerjanya dibantu dengan baterai dan ia harus mengisi ulang dirinya melalui sebuah lubang pada torsonya setiap malam, ia menggunakan alat tersebut setelah menderita tiga kali serangan jantung. Jim Lynskey mempunyai jantung yang membesar setelah menderita penyakit meningitis ketika masih bayi.

Ia harus membawa dua baterai yang besar, sebuah computer dan peralatan setiap waktunya. Alat tersebut membuat jantung bagian kiri yang lemah tetap memompa dan mempunya alarm. Meskipun sebagai alat penyelamat kehidupan, alat ini sangat kompleks untuknya karena akan mendapat kendala untuk mendapatkan transplantasi jantung di kemudian hari.

Jim Lynskey, dari Redditch, Worcestershire, memiliki jantung yang membesar yang diketahui sebagai dilated cardiomyopathy (kardiomiopati dlatasi), setelah ia dan saudara perempuan kembarnya, Grace  menderita meningitis di dua minggu usia mereka. Lynskey merupakan salah satu dari 100 orang di Inggris yang ditanam dengan alat tersebut, ia harus membawa dua baterai yang besar, per satu baterai mampu bertahan sampai delapan jam, sebuah computer kecil dan beberapa peralatan lain yang bersamanya setiap waktu.

Alat tersebut memiliki alarm yang akan berbunyi jika terjadi kesalahan dan mobil ambulan akan siap untuk dipanggil. Ia dipasangai alat tersebut setelah menderita tiga kali serangan jantung akan tetapi alat tersebut membuatnya akan sulit untuk mendapatkan transplantasi jantung di kemudian hari. Lynskey yang mempelajari manajemen makanan dan konsumen di Universitas Sheffield tetap optimis bahwa ia akan mendapatkan transplantasi jantung nanti dan meyakinkan orang-orang agar mau menjadi pendonor organ tubuh.
Sumber: www.dailymail.co.uk
 

Advertisements

Leave a Reply