Life Parents

Cara Cerdas Menjaga Anak Meski Moms Tidak Bisa Selalu Ada Disampingnya

Anak-anak tidak bisa diam di rumah seharian, bersekolah hingga bermain adalah beberapa kegiatan yang mengharuskan anak untuk jauh dari pengawasan orang tua. Kesibukan anda sebagai orang tua seringkali membuat anda tidak bisa bersama anak saat mereka menghabiskan waktu di taman ataupun di rumah teman. Untuk itulah berikut ini ada beberapa cara cerdas untuk menjaga anak meski anda tidak bisa mengawasinya secara langsung:

  1. Cantumkan Nomor Telepon Pada Barang-Barang Anak

Beberapa orang tua memiliki kebiasaan untuk mencantumkan nama anak pada barang-barang mereka. Hal ini biasa dilakukan agar barang-barang anak tidak hilang, tertinggal ataupun tertukar dengan temannya. Namun sayangnya cara ini sekarang memiliki celah di mana bisa dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Nah, untuk mengakalinya sekarang anda bisa mencantumkan nomor telepon anda di barang-barang anak. Jadi saat ada barang yang tertinggal, hilang ataupun tertukar, anda sebagai orang tua lah yang akan dihubungi terlebih dahulu.

  1. Ajarkan Anak Untuk Waspada Dengan Orang Asing

Selama tidak bersama anak, anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi di sekitar mereka. Untuk itu anda perlu mengajarkan mereka untuk bersikap waspada terhadap orang lain khususnya orang asing. Beritahu mereka apa yang harus dilakukan jika ada orang yang tidak mereka kenal mendekat. Pastikan anak anda untuk tidak menerima apapun dari orang yang tidak dikenalnya. Bahkan untuk pengamanan ganda, ajarkan anak untuk tidak mudah menerima ajakan siapapun kecuali keluarga dekat. Anda mungkin bisa memberikan password yang mudah diingat untuk memastikan hanya orang-orang yang anda percaya yang bisa mendekati anak-anak anda. Mengingat saat ini ada banyak sekali kasus orang dekat yang ternyata memiliki niat jahat pada anak yang dikenalnya.

  1. Ajarkan Anak Untuk Berteriak Jika Dipaksa

Berteriak, melempar tantrum, mengambek memang bukan sifat yang baik. Tapi berbeda jika kasusnya anak-anak sedang dalam bahaya atau dibawah paksaan orang lain. Untuk kasus-kasus seperti ini ada baiknya anda mengajarkan anak untuk berteriak saat dipaksa ikut oleh orang lain. Setidaknya berteriak adalah satu-satunya jalan yang bisa dilakukan anak, mengingat anak tidak mungkin bisa melawan secara fisik.

Di luar itu semua, sebaiknya anda juga lebih aware pada anak-anak anda. Luangkan waktu untuk bercengkrama, bermain dan juga mengantar-jemput ke sekolah. Sebisa mungkin minimalkan waktu anak untuk sendirian demi keselamatannya.

Leave a Reply