Life Parents

5 Langkah Membiasakan Anak Berani Di Sekolah

Jika anak – anak semula sangat pemberani di rumah namun nyalinya ciut saat di sekolah janganlah panic. Hal ini wajar terjadi pada setiap anak ketika memasuki masa awal sosialisasinya. Ketika masa – masa awal sekolah seperti PAUD atau taman kanak – kanak mereka cenderung lebih rewel saat bersama anak sebayanya. Ada kok beberapa cara membuat mereka jadi pemberani lagi saat di sekolah sehingga kamu tenang meninggalkannya sendiri  bersama teman – temannya.

Iming – imingi Dengan Barang Kesayangannya

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk membuat sikecil berani adalah menyiapkan barang kesayangan mereka. untuk membuatnya nyaman bawalah satu atau dua benda yang kerap ia mainkan atau bawa misalnya boneka atau pakaian yang disukai.

Jangan Diam – Diam Pergi, Pamitlah Padanya

Kebanyakan orang tua kerap melakukan kesalahan saat mengajarkan sikecil untuk berani sendiri di sekolah dengan menyelinap pergi. Akan lebih baik jika anda pamit dengannya dan memberikan isyarat berupa pelukan dan ciuman untuk menenangkannya. Pada minggu pertama sekolah kamu bisa menungguinya agar percaya diri untuk datang ke sekolah namun saat menginjak minggu ketiga atau empat maka sikecil sudah saatnya ditinggal.

Kenalkan Dengan Temannya

Kamu juga bisa mengenalkan teman padanya yang satu sekolah. Jika ia sudah memiliki teman maka ia akan lupa akan ketakutannya dan merasa tenang karena ada seseorang yang bisa diajaknya bermain dan bicara. Kamu bisa mengajaknya pulang bareng atau makan siang bareng untuk lebih mengakrabkan keduanya.

Siasati Dengan Permainan

Kamu juga bisa menyiasati sifat pemalu mereka dengan permainan. Misalnya saja siapa yang paling mandiri di sekolah. Kamu bisa memberikan hadiah sebagai salah satu cara menambah motivasinya. Ingat siapapun yang kalah jangan sampai membanding – bandingkan sang kakak dengan adiknya atau sebaliknya.

Beri Dia Kepercayaan

exam-at-school-P82Z5E3.jpg

Bisa saja sikecil tak berani ke sekolah karena kamu sendiri tak memberikannya kepercayaan penuh. Kamu bisa mulai membuatnya mandiri dengan memberikan waktu serta keputusan ditangan mereka sendiri. misalnya saja kamu bisa memberikan kesempatan sibuah hati untuk mengikat tali sepatunya sendiri. menyiapkan alat sekolahnya atau mengerjakan karya seninya sendiri.

Advertisements

Leave a Reply