Life

Kenapa Pasangan yang Bahagia Jarang Update Status di Media Sosial?

Saat ini sama sekali bukan hal yang mengherankan untuk orang menunjukkan berbagai aktivitasnya di dunia maya melalui media sosial. Hampir setiap orang membagikan moment bahagia, sedih hingga menyakitkan dalam akun media sosialnya. Tidak hanya itu, mungkin kamu juga pernah melihat temanmu mengupdate status tentang kemesraan dengan pasangannya. Bahkan ada orang yang mengupdate status bersama pasangannya terlalu sering. Faktanya, apa kamu tahu bahwa ternyata frekuensi update status tentang pasangan atau kisah cintamu bisa menunjukkan apakah hubungan cinta itu bahagia atau tidak. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini:

  1. Lebih Fokus Dengan Pasangan

Apa kamu tahu bahwa saat pasangan yang berbahagia bersama maka mereka tidak akan memiliki waktu untuk selalu mengupdate media sosial. Mereka akan lebih fokus pada pasangannya karena mereka sadar kebersamaan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengenali dan memberikan perhatian pada pasangan. Bagi mereka media sosial adalah prioritas kesekian saat pasangan ada di sekitar mereka.

  1. Bukan Konsumsi Publik

Apa kamu pernah melihat ada seseorang yang marah atau mengamuk terhadap pasangannya di media sosial? Bahkan saat ini kita bisa dengan mudah menyaksikan video viral tentang pasangan yang bermesraan, berantem atau bahkan yang sedang melabrak orang ketiga. Faktanya semua ini membuat hubungan mereka dikonsumsi oleh publik kan? Nah, bagi pasangan yang bahagia mereka tahu dan sadar bahwa permasalahan pribadi khususnya tentang hubungan mereka tidak seharusnya diumbar di media sosial. Lagipula dengan mengupdate status di media sosial, masalah kalian tidak akan selesai. Lebih dari itu terkadang masalah bisa semakin besar karena pengaruh media sosial.

  1. Tidak Butuh Pengakuan Dari Orang Lain

Disadari atau tidak, kebiasaan memposting moment bersama pasangan di media sosial rata-rata didasari keinginan agar orang lain tahu dan menyukai atau mensupport kalian. Faktanya, pasangan yang bahagia tidak membutuhkan ini. Mereka sudah memiliki pasangan masing-masing, keluarga dan orang terdekat untuk mendukung hubungan mereka. Selain itu, pasangan yang bahagia juga memiliki bonding yang lebih kuat.

 

Advertisements

Leave a Reply