Life

Perilaku Ini Bisa Menjadi Tanda Kekerasan Verbal Terhadap Pasangan

Konflik selalu hadir dalam setiap hubungan, entah pertemanan, keluarga ataupun percintaan. Tapi apa semua konflik yang muncul harus dimaklumi dan diterima dengan sabar? Faktanya, konflik yang terjadi antara pasangan seringkali memunculkan masalah yang lebih besar lagi. Salah satunya adalah kekerasan verbal. Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa kekerasan verbal tidaklah berdampak separah kekerasan fisik. Tapi nyatanya, kekerasan verbal menimbulkan dampak tak kasat mata dan bisa mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang. Yuk simak beberapa perilaku pasangan yang menjadi tanda kekerasan verbal:

  1. Pasangan Cuek Akut

Beberapa orang khususnya wanita menganggap pasangan yang tidak peduli atau cuek merupakan hal yang wajar dan dimaklumi. Tapi apa kamu tahu bahwa sebenarnya sifat cuek ini menjadi salah satu tanda kekerasan verbal? Seseorang yang selalu bersikap cuek dengan pasangannya tentu membuat pasangan merasa tidak dihargai dan bisa melukai perasaan kan? Hal inilah yang biasa disebut dengan kekerasa psikologi.

  1. Membanding-Bandingkan Dengan Orang Lain

Seseorang yang suka membanding-bandingkan pasangannya dengan orang lain juga bisa menjadi tanda kekerasan verbal karena perilaku ini bisa menimbulkan sakit hati, keterpurukan hingga gangguan emosi lain. Jadi sebaiknya kamu mulai waspada jika pasanganmu mulai membanding-bandingkan kamu dengan orang lain ya..

  1. Berbicara Tanpa Bukti

Bagaimana rasanya jika pasanganmu menuduh kamu melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak kamu lakukan? Tidak hanya tuduhan perbuatan, tuduhan seperti ucapan berkonotasi negatif juga bisa dianggap sebagai bentuk kekerasan verbal. Bahkan jika tuduhan atau ucapan ini dilayangkan di depan banyak orang maka bisa diartikan sebagai pencemaran nama baik. kamu jelas tidak boleh tinggal diam jika hal seperti ini terjadi.

  1. Kita Putus!

Kebiasaan mengucapkan kata putus disaat-saat tertentu bisa menjadi tanda kekerasan verbal. Jika pasangan tanpa pikir panjang sering mengajak putus, bahkan hanya dengan alasan sepele maka jelas dia termasuk orang yang tidak dewasa, tidak bertanggung jawab dan egois. Situasi putus nyambung dalam sebuah hubungan bisa mengindikasikan bahwa hubungan kamu dan dia kurang sehat.

Advertisements

Leave a Reply