Life Travel

5 Festival Terekstrim Yang Pernah Eksis Di Dunia

Festival biasa diadakan untuk memperingati momen tertentu dan menarik wisatawan asing untuk datang ke kota atau negara tertentu. Setiap festival tentu berbeda – beda satu dengan lainnya tergantung tema yang diangkat. Walau berbeda namun ada persamaan dari ke semua festival yakni menarik banyak orang untuk melihatnya. Dari semua festival yang ada di berbagai negara beberapa festival dianggap sangat menakutkan karena terlalu ekstrim untuk diikuti.

 Cooper’s Hill Cheese Rolling

Gak habis pikir deh demi mendapatkan keju kamu harus rela berguling – guling di lembah yang memiliki kemiringan cukup keran. Festival cooper’s hill cheese rolling  diadakan setiap tahun di Gluecester yang diikuti oleh puluhan wanita dan laki – laki. dalam festival ini peserta akan bersaing untuk merebutkan satu buah keju yang ukurannya lumayan besar yang mana dilempar dari atas lembah. Bayangin deh puluhan orang mengejar satu keju dari atas ketinggian lembah yang cukup curang pasti ada yang bertubrukan, berguling – guling kayak bola sepak dan mengalami cedera yang cukup parah.

Peringatan Anasteria

Mungkin ini yang dinamakan debusnya orang asing yakni peringatan Anasteria. Dalam festival ini pesertanya akan menari diatas bara api tanpa alas kaki. Peringatan ini dilakukan setiap tanggal 21 Mei dan delapan hari kedepan sejak tanggal tersebut. perayaan ini umumnya dilakukan di Bulgaria dan Yunani.

Onbashira Festival

Jepang dikenal memiliki banyak sekali festival salah satunya adalah Onbashira festival. Festival ini dirayakan setiap 6 tahun sekali sebagai simbolis pembaharuan kuil Suwa. Yang membuat festival ini amatlah ekstrim adalah pesertanya diwajibkan untuk membawa batang kayu besar hingga ke area kuil.Terlebih jalan yang ditempuh lumayan naik turun gak selalu datar lo.

Festival Agni Keli

Ada lagi nih festival yang berkaitan dengan api yaitu festival Agni Keli di India. Bayangkan saja jika kamu menjadi peserta festival ini maka kamu diwajibkan untuk tidak mengenakan pakaian lalu dilempari obor. Festival ini dilakukan setiap bulan April selama delapan hari dan jarak lempar obor api kira – kira 9 – 15 meter.

Tinku Festival

Bolivia juga punya festival ekstrimnya sendiri bernama Tinku festival. Nah, festival ini mengharuskan pesertanya untuk membuat lingkaran kemudian memukul teman yang berada disampingnya. Asal usul tradisi ini ialah dari ritual keagamaan untuk meminta panen yang sukses.

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: