Life

Ternyata Percintaan Di Jepang Cukup Bikin Kamu Mengernyitkan Dahi

Jepang dikenal sebagai negara yang sangat maju dan modern. Sayangnya pertumbuhan penduduk di negara ini lambat laun kian menurun ditambah tingginya angka bunuh diri yang membuat penghuni negara tersebut kian sedikit. Menurut survey yang dilakukan pada 7.000 responden yang berumur antara 20-39  tahun menyatakan bahwa 40 persen responden tak tertarik menjalani hubungan percintaan. Kira – kira seperti apa sih gaya berpacaran masyarakat Jepang sampai – sampai gak mau menjalaninya.

Kalau Lagi kencan Mereka Bayar Sendiri – Sendiri

Biasanya kalau lagi kencan dengan pasanganmu untuk urusan bayar membayar pasti sang pria yang mengambil tanggung jawab. Kalau di Jepang gak ada tuh namanya dibayarin sama pacar malahan kalian bayar sendiri – sendiri. jadi kalau lagi nonton kamu dan pacarmu bayar sendiri – sendiri tagihannya bahkan untuk makan siang juga bayar sendiri  – sendiri.

Banyak Orang Jepang Mencari Jodoh Dari Situs perjodohan

Jika di Indonesia sendiri perjodohan masih jarang dilakukan namun di Jepang perjodohan nampak sangat lumrah. Bahkan situs perjodohan di negeri sakura tersebut sangat laris manis. Hal ini dikarenakan banyak pemuda pemudi Jepang disibukkan meniti karir sehingga lupa mengurusi percintaan mereka sendiri.

Ada Valentine Day Ada Juga White Day

Kamu pasti sudah mengenal tradisi valentine day yang mana pada tangal 14 Februari para gadis akan memberikan cokelat kepada pria yang disukainya. Di Jepang tak hanya valentine day aja yang ramai namun juga white day. White day ini dirayakan setiap tanggal 14 Maret dimana sang pria akan memberikan cokelat kepada wanita yang disukainya.

Ada Budaya Kokuhaku

Di Jepang untuk urusan nembak tak selalu dari pihak laki – laki duluan bahkan seringnya malah dari pihak perempuan. Nah budaya mengungkapkan cinta ini sering disebut dengan kokuhaku yang artinya mengungkapkan. Pengakuan cinta ini jarang bahkan tidak pernah diungkapkan melalui pesan singkat sebab dianggap tidak sopan. Biasanya mereka akan janjian di suatu tempat dan menyatakan perasaannya. Masyarakat Jepang dikenal sebagai pribadi yang pemalu sehingga perlu keberanian yang cukup besar untuk mengakui perasaannya.

Leave a Reply